Read more
Komunikasi
Serial Arduino Uno dan Komputer
Komunikasi antara Arduino Uno dan komputer dapat
dilakukan melalui port serial (via USB). Dalam hal ini, Arduino Uno tidak hanya
bisa membaca data dari komputer yang ada di port serial, melainkan juga dapat
mengirim data ke komputer. Jadi, komunikasi yang dilakukan bersifat dua arah.
Beruntung sekali, Arduino IDE menyediakan fasilitas
untuk melakukan komunikasi dua arah tersebut melalui Serial Monitor. Dengan
menggunakan fasilitas ini, Anda bisa mengirim data ke Arduino Uno dan
sebaliknya bisa membaca kiriman dari Arduino Uno. Tentu saja, hal ini
memungkinkan Anda bisa mengontrol Arduino Uno melalui komputer dan memantau
sesuatu yang sedang terjadi di Arduino Uno. Sebagai contoh, Anda bisa mengirim
isyarat untuk menghidupkan lampu atau memeriksa suhu di Serial Monitor.
Perintah
untuk Komunikasi Serial
Perintah yang berhubungan dengan komunikasi serial
ditangani oleh objek bernama Serial. Fungsi-fungsi yang tersedia di objek
Serial ditunjukkan di Tabel
Tabel Fungsi-fungsi
untuk berkomunikasi secara serial
Fungsi
|
Keterangan
|
Serial.begin
(kecepatan)
|
Serial.begin()
berguna untuk menentukan kecepatan pengiriman dan penerimaan data melalui port seril. Kecepatan yang umum
digunakan adalah 9600 bit per detik (9600 bps). Namun, kecepatan hingga
115.200 didukung oleh Arduino Uno.
Contoh:
Serial.begin(9600)
Digunakan
untuk menentukan kecepatan sebesar 9600 bps.
|
Serial.end()
|
Serial.end()
digunakan untuk menghentikan komunikasi serial.
|
Serial.read()
|
Serial.read()
berguna untuk membaca satu byte data yang terdapat di port serial. Setelah
pemanggilan Serial.read(), jumlah data di port serial berkurang satu. Untuk
membaca seluruh data, diperlukan perintah semacam berikut:
int
data;
while
(Serial.available()) {
data =
serial.real();
…
}
|
Serial.print(data)
Serial.print(data, format)
|
Serial.print()
berguna untuk mengirimkan data ke port serial. Apabila argument format
disertakan, data yang dikirim akan menyesuaikan dengan format tersebut. Dalam
hal ini, format yang digunakan bisa berupa:
· DEC
(formt decimal atau baris 10)
· HEX
(formt heksadesimal atau basis 16)
· OCT
(format oktal atau basis 8)
· BIN
(format biner atau basis 2)
Jika
argumen hanya satu, hasilnya dalam bentu string.
Contoh:
Serial.print(65); //
Menghasilkan 65
Serial.print(65, DEC); //
Menghasilkan 65
Serial.print(65, HEX); //
Menghasilkan 41
Serial.print(65, OCT); //
Menghasilkan 101
Serial.print(65, BIN); //
Menghasilkan 100001
Serial.print() memberikan nilai balik berupa jumlah
karakter yang dikirim.
|
Serial.println(data)
Serial.println(data, format)
|
Perintah
ini secara prinsip sama dengan Serial.print(). Bedanya, Serial.println()
menambahkan “\r\n” (carriage return
dan linefeed) yang memberi efek
perpindahan baris di dalam tampilan.
Serial.println()
memberikan nilai baik berupa jumlah karakter yang dikirim.
|
Serial.flush()
|
Sesungguhnya,
data yang ada di port ditaruh di suatu penyangga (buffer) di Arduino Uno. Nah, untuk mengosongkan isi penyangga dan
hendak membaca data terbaru, perlu dilakukan pemanggilan terlebih dahulu
seperti berikut:
Serial.fush();
|
Serial.parselnt()
|
Serial.parselent()
menghasilkan bilangan bulat yang terdapat di port serial.
|
Serial.parseFloat()
|
Serial.parseFloat()
menghasilkan bilangan titik mengambang (real)
yang terdapat di port serial.
|
Contact Person : Taufik Adi Sanjaya
No HP / Whats App : 0823 2613 3990
PIN BBM 5983E244
FB : Taufik Adi Sanjaya
PIN BBM 5983E244
FB : Taufik Adi Sanjaya
Alamat : Jalan Imogiri Timur KM 11,
Blawong 1 , RT 01, Trimulyo, Jetis, Bantul 55781.
Anda membutuhkan komponen elektronik , Arduino, Sensor, Tutorial(paket belajar), jasa pembuatan alat berbasis mikrokontroler, kendali lampu via jaringan LAN, dan sebagainya ? anda dapat membelinya di www.kedaiarduino.com




0 Reviews
Silakan dikomentari