TATA CARA KOMUNIKASI DATA SERIAL Pada Visual Basic Blog Adi Sanjaya Global Techno Solution - AS-GTS

TATA CARA KOMUNIKASI DATA SERIAL Pada Visual Basic Blog Adi Sanjaya Global Techno Solution - AS-GTS

Size
Price:

Read more



TATA CARA KOMUNIKASI DATA SERIAL Pada Visual Basic
Dikenal dua cara komunikasi data secara serial, yaitu komunikasi data serial secara sinkron dan komunikasi data serial secara asinkron. Pada komunikasi data serial sinkron, sinyal clock dikirimkan bersama-sama dengan data serial; sedangkan komunikasi data serial asinkron, sinyal clock tidak dikirimkan bersama data serial tetapi dibangkitkan secara sendiri-sendiri baik pada sisi pengiriman (transmitter) maupun pada sisi penerima (receiver). Pada IBM PC kompatibel port serialnya termasuk jenis asinkron, di mana komunikasi data serial ini dikerjakan oleh UART (Universal Asynchronous Receiver/Transmitter). IC UART dibuat khusus untuk mengubah data paralel menjadi data serial, dan menerima data serial yang kemudian diubah kembali menjadi data paralel, IC UART 8250 dari Intel merupakan salah satunya. Selain berbentuk sebagai IC mandiri, pada berbagai macam mikrokontroler ada yang dilengkapi UART, misalnya mikrokontroler AT89C2051 keluarga mikrokontroler MCS51.

Pada UART, kecepatan pengiriman data (baud rate) dan fase clock pada sisi transmitter dan pada sisi receiver harus sinkron maka diperlukan sinkronisasi antara transmitter dan receiver. Hal ini dilakukan oleh bit ‘Star’ dan bit ‘Stop’. Ketika saluran transmisi dalam keadaan idle, output UART adalah dalam keadaan logika ‘1’. Ketika transmitter ingin mengirimkan data, output UART akan diset terlebih dahulu ke logika ‘0’ untuk waktu satu bit. Sinyal ini pada receiver akan dikenali sebagai sinyal ‘Start’, yang digunakan untuk mensinkronkan fase clock-nya sehingga sinkron dengn fase clock transmitter. Selanjutnya data akan dikirimkan secara serial dari bit paling rendah (bit 0) dan terakhir bit tertinggi. Selanjutnya akan dikirim sinyal ‘Stop’ sebagai akhir dari pengiriman data serial. Cara pemberian kode data yagn disalurkan tidak ditetapkan secara pasti. Berikut adalah contoh pengiriman huruf ‘A’ dalam format ASCII (41 heksa / 1000001 biner) tanpa bit paritas.



Gambar  Pengiriman huruf ‘A’ tanpa bit paritas

Kecepatan transmisi (baud rate) dapat dipilih bebas dalam rentang tertentu. Baud rate yang umum dipakai adalah 1200, 2400, 9600, 56000, dan 115200 (bit/detik). Dalam komunikasi data serial, baud rate dari kedua alat yang berhubungan harus diatur pada kecepatan yang sama. Selanjutnya harus ditentukan panjang data (6,7 atau 8 bit), paritas (genap ganjil atau tanpa paritas), dan jumlah bit ‘Stop’ (1, 1,5, atau 2 bit).


Contact Person : Taufik Adi Sanjaya
No HP / Whats App : 0823 2613 3990
PIN BBM 5983E244
Alamat : Jalan Imogiri Timur KM 11, 
Blawong 1 , RT 01, Trimulyo, Jetis, Bantul 55781.

Anda membutuhkan komponen elektronik , Arduino, Sensor, Tutorial(paket belajar), jasa pembuatan alat berbasis mikrokontroler, kendali lampu via jaringan LAN, dan sebagainya ? anda dapat membelinya di www.kedaiarduino.com
 www.kedaiarduino.com


0 Reviews

Contact form

Name

Email *

Message *