Read more
Incremental Rotary Encoder
Incremental encoder terdiri dari dua track atau single
track dan dua sensor yang disebut channel A dan B (Gambar 1). Ketika poros
berputar, deretan pulsa akan muncul di masing-masing channel pada frekuensi
yang proporsional dengan kecepatan putar sedangkan hubungan fasa antara channel
A dan B menghasilkan arah putaran. Dengan menghitung jumlah pulsa yang terjadi
terhadap resolusi piringan maka putaran dapat diukur. Untuk mengetahui arah
putaran, dengan mengetahui channel mana yang leading terhadap channel satunya
dapat kita tentukan arah putaran yang terjadi karena kedua channel tersebut
akan selalu berbeda fasa seperempat putaran (quadrature signal). Seringkali
terdapat output channel ketiga, disebut INDEX, yang menghasilkan satu pulsa per
putaran berguna untuk menghitung jumlah putaran yang terjadi.
Gambar 1. susunan piringan untuk incremental encoder
Contoh pola diagram keluaran dari suatu incremental
encoder ditunjukkan pada Gambar 2. Resolusi keluaran dari sinyal quadrature A
dan B dapat dibuat beberapa macam, yaitu 1X, 2X dan 4X. Resolusi 1X hanya
memberikan pulsa tunggal untuk setiap siklus salah satu sinya A atau B,
sedangkan resolusi 4X memberikan pulsa setiap transisi pada kedua sinyal A dan
B menjadi empat kali resolusi 1X. Arah putaran dapat ditentukan melalui level
salah satu sinyal selama transisi terhadap sinyal yang kedua. Pada contoh
resolusi 1X, A = arah bawah dengan B = 1 menunjukkan arah putaran searah jarum
jam, sebaliknya B = arah bawah dengan A = 1 menunjukkan arah berlawanan jarum
jam.
Gambar 2. Contoh pola keluaran incremental encoder
Gambar 3. output dan
arah putaran pada resolusi yang berbeda-beda






0 Reviews
Silakan dikomentari