Read more
Mikrokontroler seri AVR pertama kali diperkenalkan ke pasaran
sekitar tahun 1997 oleh perusahaan Atmel, yaitu sebuah perusahaan yang sangat
terkenal dengan produk mikrokontroler seri AT89S51/52-nya yang sampai sekarang
masih banyak digunakan di lapangan. Keterbatasan pada mikrokontroler tersebut
(resolusi, memori, dan kecepatan) menyebabkan banyak orang beralih ke
mikrokontroler AVR. Hal ini karena ada beberapa kelebihan dari tipe AVR ini
yaitu diantaranya ADC, DAC, Counter,Timer, I2C, USART, dan
sebagainya.
Mikrokontroler AVR standar memiliki arsitektur 8 bit, dimana semua instruksi dikemas
dalam kode 16 bit dan sebagian besar
instruksi dieksekusi dalam satu situs clock,
berbeda dengan instruksi MCS51 yang membutuhkan 12 situs clock (Widodo Budiharto dan Gamayel Rizal,2007). Hal ini karena
kedua jenis mikrokontroler tersebut memiliki arsitektur yang berbeda. AVR
berteknologi RISC (Reduce Insruction Set
Computing), sedangkan seri MCS51 berteknologi CISC (Complex Instruction Set Computing). AVR dapat dikelompokkan menjadi
empat kelas yaitu keluarga ATtiny, keluarga AT90Sxx, keluarga ATmega, dan
AT86RFFxx. Perbedaan dari masing - masing keluarga AVR tersebut adalah memori,
peripheral, dan fungsinya.



0 Reviews
Silakan dikomentari